Hot News
  • Working Life

5 Alasan Kenapa Kamu Tetap Stalking Orang yang Kamu Benci

5 Alasan Kenapa Kamu Tetap Stalking Orang yang Kamu BenciUnsplash.com/rawpixel.com

Ngaku deh, kamu pasti pernah mengalami situasi di tengah malam dimana kamu seharusnya tidur, tapi karena terlalu kepo kamu akhirnya mencari feed baru orang-orang yang kamu tidak suka atau bahkan orang yang tidak kamu kenal tapi kamu sudah nggak suka dengan orang tersebut. Keponya bukan hanya sekedar melihat feed foto di instagram saja rupanya tapi juga hingga membaca kolom komentar dan foto tagging orang-orang yang kamu benci ini.

Sebenarnya kebiasaan ini tidak hanya dilakukan satu dua orang saja tapi banyak millennials di seluruh dunia. Bahkan ada penelitian digital social media yang membahas tentang hal ini. Disebut sebagai istilah Cringe Binge, Hate Stalking atau Shame Following, ternyata ada lima alasan ilmiah mengapa kita juga sering stalking orang-orang yang kita benci

Advertisement

Kebiasaan melihat kejelekan di diri orang lain 

photo-1423666639041-f56000c27a9a-319be719a087cbcba4e48eefccac354f.jpgunsplash.com/William Iven

Perilaku dan naluri manusia pada umumnya tidak akan pernah berubah meskipun teknologi bisa mengubah cara kita berinteraksi dengan orang lain. Kita biasanya memang lebih tertarik melihat apa yang orang sudah lakukan apalagi jika sudah ditampilkan dengan jelas di media sosial.

Sebenarnya kamu terlalu tidak membenci mereka

photo-1483070421852-a142ce0a385d-3a93371ddf53a11ada203ee5e545292c.jpgUnsplash.com/Priscilla Du Preez

Tahukah kamu kalau lawannya cinta sebenarnya bukan benci, tapi mengacuhkan? Ketika seorang memiliki perasaan yang kuat tentang seseorang atau sebuah topik entah itu perasaan positif atau negatif, orang pada akhirnya menjadi tertarik dan kadang-kadang mencari lebih banyak informasi.

Jadi sebenarnya, kamu tidak terlalu membenci orang tersebut ketika kamu berusaha untuk stalking lebih banyak tentangnya. Jika kamu memang tidak suka, kamu pasti tidak akan peduli tentang orang tersebut. 

Advertisement

Media sosial mengubah hubungan

photo-1488509082528-cefbba5ad692-adc5414bad83ce612e9bf6d7b89657b5.jpgUnsplash.com/Priscilla Du Preez

Sebelum adanya media sosial, ketika kamu benci atau marah kepada seseorang kamu benar-benar tidak memiliki akses masuk ke dalam hidup mereka apalagi ikut campur dengan tindakan dan keputusan mereka. Kamu tentu saja bisa marah dan penasaran, tapi sebelum ada media sosial hal ini perlahan-lahan akan hilang karena kamu tidak lagi memiliki pergaulan yang sama atau tahu apapun tentang orang yang kamu benci tersebut.

Namun ketika sekarang kamu dijejali banyak media sosial, kamu bisa masuk dari banyak celah seperti halnya kamu dan dia tidak memiliki jarak.

Kamu sebenarnya ingin seperti dia

photo-1495791153954-705fa8c56eec-9058d14b8209cbfe12a2034b86f92904.jpgUnsplash.com/rawpixel.com

Mengapa orang lebih suka nonton vlog atau reality show dibanding sinetron? Tentu saja karena yang seseorang tampilkan dalam kehidupan nyata yang bukan milik kamu. Hal ini pun bisa dibilang sama dengan fenomena hate stalking yang pada dasarnya kamu membenci mereka karena apa yang mereka punya dan apa yang mereka lakukan bukan murni karena orangnya.

Advertisement

Hal yang menarik tentang fenomena hate stalking dan kemampuan kamu mengungkapkan kebencian kamu adalah semakin kamu melihat ke diri kamu sendiri, semakin kamu merasa mengasihani diri kamu sendiri karena kamu tidak bisa seperti mereka.

Keingintahuan tentang bagaimana orang lain mengubah norma yang berlaku

photo-1506377711776-dbdc2f3c20d9-3cf89f562884195692ff9fb5b54d0d9a.jpgUnsplash.com/Becca Tapert
 

Sebagai seorang manusia kita selalu penasaran bagaimana orang bisa melanggar norma yang berlaku, kan? Contohnya saja bagaimana teman baik kamu bisa pacaran dengan mantan yang menurut kamu jahat? Di satu sisi kamu membenci mereka namun di sisi lain kamu ingin tahu bagaimana dan mengapa mereka melakukan hal tersebut, kan?

Perilaku hate stalking pun seperti itu, kita selalu terkejut dengan orang-orang yang bisa melanggar norma dan aturan seperti merebut pacar orang, selingkuh atau berbuat tidak senonoh. Kamu memang membenci orang-orang tersebut tapi kamu tetap kepo bagaimana dan mengapa mereka melakukan hal tersebut, kan?

 

BACA JUGA: 5 Tips Agar Tetap Fokus Ketika Bekerja di Rumah

line

Related Articles

Comments

See More Articles