Hot News
  • Working Life

Terlalu Baik di Kantor bisa Merugikanmu Karena 9 Alasan Ini

Terlalu Baik di Kantor bisa Merugikanmu Karena 9 Alasan Inipinterest.com

Seperti apa sih sifatmu ketika di kantor, Bela? Apakah kamu dikenal sebagai sosok yang sangat baik? Atau justru sering marah-marah? Jika teman-teman kerjamu menganggapmu orang yang baik, mungkin selama ini kamu selalu menawarkan atau memberikan bantuan bagi mereka. Mungkin juga kamu tak pernah marah atau menunjukkan sikap yang keras pada siapa pun. Kamu selalu menerima dengan lapang dada apa pun yang terjadi padamu. Nah, sejak kecil kita memang dididik seperti ini, supaya selalu mau membantu dan bersikap baik tanpa pandang bulu. Tapi mungkin ajaran tersebut berguna waktu kita masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Sekarang, bersikap terlalu baik justru merugikan. Kalau tak percaya, coba baca dulu sembilan alasannya di bawah ini. 

1. Pendapatmu tak didengar orang lain

Advertisement

nytlive-nytimes-02eed29f31f561cb3e597f57e707a3e2.jpgnytlive.nytimes.com

Kalau kamu terlalu baik, orang-orang jadi meremehkanmu dan kamu tak dianggap serius. Akibatnya, setiap kali kamu memiliki pendapat, orang-orang hanya akan mengabaikannya begitu saja. Padahal, bisa jadi idemu ini sangat bagus.

2. Kamu bisa saja dimanfaatkan 

sorryari-wordpress-00923a620fbdfd4d38bea48b321ba12e.jpgsorryari.wordpress.com

Bela, kita tak bisa menyamaratakan semua orang akan menyambut baik niatmu. Bisa saja kebaikanmu dimanfaatkan dengan semena-mena oleh orang lain. Kamu pun jadi terlanjur susah untuk menolaknya.  

3. Rugi tenaga dan waktu

popsugar-517d52838d651d60082bee8470e94eaa.jpg
popsugar.com
Advertisement

Karena kamu sulit menolak, kamu akhirnya mendapat terlalu banyak beban pekerjaan. Bahkan kamu jadi harus membantu pekerjaan divisi lain yang sebenarnya bukan tanggung jawabmu. Kalau begini, kamu hanya akan kehilangan waktu berharga yang bisa kamu gunakan untuk pekerjaanmu sendiri. 

4. Tidak dihormati dan dihargai

o-canada-com-c1b34af1f9723f74a0b2f93188a45b51.jpg
o.canada.com

Bukan berarti kamu harus selalu galak supaya bisa dihormati, tapi kadang orang melihat kebaikanmu sebagai suatu bentuk kelemahan. Akibatnya, orang-orang di kantor cenderung menyepelekanmu. Ketika kamu sudah membantu pun teman-teman kerja jadi jarang mengucapkan terima kasih. Mereka menganggap bahwa sudah sewajarnya kamu menolong mereka. Gawat juga kan, kalau dibiarkan terus? 

5. Ada yang curiga padamu

quotesgram-391ca9ced45af2f52ca456d710ffdad7.jpgquotesgram.com

Advertisement

Ada beberapa orang yang sering berpikiran, "Wah, ini orang pasti ada maunya. Tak mungkin ia bisa selalu baik pada semua orang," dan menaruh kecurigaan padamu. Entah kamu dikira cari muka, ingin menyenangkan atasan, atau pura-pura baik. Padahal, kamu tak menyimpan maksud apa-apa. 

6. Kehilangan kepercayaan diri

latimesblog-latimes-2-55e0d5e50d50652ef2eb8250e35f3384.jpglatimesblog.latimes.com

Lama-lama kamu akan merasa bahwa kemampuanmu hanya bisa diukur dari berapa banyak orang yang sudah kamu bantu. Kualitas pekerjaanmu selama ini jadi kamu kesampingkan dan kamu merasa pekerjaanmu saja tak cukup untuk memuaskan atasan. 

7. Orang banyak berharap padamu

latimesblog-latimes-69cd4913862c8e28c954de86f5662346.jpglatimesblog.latimes.com

Sekalinya kamu sedikit jutek atau tak ramah di kantor, apalagi sampai menolak ketika diminta bantuan, orang-orang akan langsung menilai yang tidak-tidak tentangmu. Kan selama ini kamu selalu baik pada mereka, jadi sudah seharusnya kamu baik terus pada mereka. 

8. Tak dilihat sebagai sosok pemimpin

popsugar-2-3cc04d044c13a1a17dd188f6ca62c50e.jpgpopsugar.com

Seorang pemimpin harus memiliki sifat yang seimbang, baik dan juga tegas. Kalau sedang ada kesempatan untuk naik jabatan atau ketika sosok kepemimpinanmu dibutuhkan, orang-orang di kantor cenderung lebih memilih orang lain yang mengambil peran tersebut, bukan kamu. Alasannya pasti karena kamu kurang tegas. 

9. Tak ada yang mau membantumu

popsugar-3-1a57c2b8061fb5c145071522deaa7450.jpg
popsugar.com

Orang di kantor akan lebih mudah menolak ketika kamu minta bantuan mereka. Yang ada di pikiran mereka adalah, "Sudahlah, lain kali saja aku bantu. Toh dia juga tak akan marah kalau aku tak membantunya sekarang,". Nah, repot juga kan jadinya kalau kamu sedang banyak pekerjaan? 

Setujukah kamu, Bela? Ternyata terlalu baik di kantor itu tak akan membantumu mengembangkan diri dan perusahaanmu, lho. Jadi mulai sekarang pertimbangkan lagi sifatmu itu dan jadilah sosok yang baik tapi juga memiliki wibawa. 

 

BACA JUGA: Inilah Alasan Kenapa Orang Sukses Pakai Baju yang Itu-itu Saja

line

Related Articles

Comments

See More Articles